Apakah Anda pernah memikirkan seberapa anda bersedia menerima sebuah resiko? Kita semua hidup dari keputusan yang kita ambil sendiri, dan kita bertanggung jawab penuh atas apapun yang kita lakukan di jalanan. Seseorang yang beberapa kali mengalami "near miss" atau "close call" atau "nyaris" adalah akibat dari perbuatannya sendiri dan resiko itu benar-benar begitu dekat. Saat itu, anda sangat beruntung karena ada waktu bagi anda untuk merenungkan kembali resiko-resiko itu. Pikirkan lagi...
Orang-orang mengambil beberapa resiko setiap harinya, tapi beberapa di antara mereka justru mengambil resiko yang lebih besar dan lebih banyak dari yang lain. Contohnya, bayangkan sebuah tangga resiko (ladder of risk). Bayangkan sebuah tangga tinggi yang mencapai puncak bangunan. Beranikah anda naik ke anak tangga ke 2? ke 3? Apakah anda tahu orang yang berani naik ke tangga yang lebih tinggi dari anda kemudian loncat ke lantai? Beberapa orang memang lebih berani mengambil resiko dari pada anda, tapi yang penting adalah seberapa tinggi anda berani mengambil resiko. Di saat anda memikirkan resiko berkendara motor di keramaian jalan raya, anda dapat menentukan faktor-faktor apa saja yang dapat meningkatkan resiko dan apa-apa saja yang dapat menguranginya.
Pengetahuan mengenai penyebab suatu kecelakaan dapat membantu dalam menangani suatu situasi berkendara yang rumit. Apa jawaban anda atas pertanyaan ini,
bersambung...
Sumber: Basic Riding Course - Hands Out Material, Februari 2010 (Pulsarian Safety Riding Team)
Pengetahuan mengenai penyebab suatu kecelakaan dapat membantu dalam menangani suatu situasi berkendara yang rumit. Apa jawaban anda atas pertanyaan ini,
Apakah penyebab utama pada sebagian besar kecelakaan motor..?Ada beberapa jawaban untuk pertanyaan ini. Mungkin anda akan berpikir beberapa hal seperti kecepatan, atensi yang kurang fokus, mabuk atau kesembronoan. Semua jawaban tersebut adalah benar.
bersambung...
Sumber: Basic Riding Course - Hands Out Material, Februari 2010 (Pulsarian Safety Riding Team)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan di komentari Mas Bro / Mba Sist...